Senin, 08 Oktober 2012

Memahami rumus GLB dan GLBB


Kita memahami bahwa jarak, waktu, perpindahan, kecepatan dan percepatan, merupakan besaran yang dapat kita tentukan ketika suatu benda bergerak.
Sekarang kita akan mengetahui keadaan besaran- besaran tersebut ketika benda itu bergerak dalam lintasan lurus. Yang penting adalah anda memahami cerita kejadian nyatanya dari masing-masing gerak. Berikut penjelasan dari rangkuman di atas:
1. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Suatu saat anda sedang mengendarai sepeda motor. Odometer anda menunjukkan angka 36 km/jam atau 10 m/s dalam jarak beberapa meter. Ini berarti anda sedang menjalankan motor dengan kecepatan yang tetap/konstan, dengan kata lain motor kita tidak mengalami percepatan ( a = 0).
Arti dari kecepatan 10 m/s adalah dalam waktu 1 detik motor anda telah menempuh jarak (s) sejauh 10 m. ini berarti bahwa
Saat detik kedua (t = 1 detik) : S = 10 m/s . 1 detik = 10 m
Saat detik kedua (t = 2 detik) : S = 10 m/s . 2 detik = 20 m
Saat detik kedua (t = 3 detik) : S = 10 m/s . 3 detik = 30 m
Dst…jadi kita peroleh rumus   S  =  v . t
Kalau jarak awal (S0) diketahui maka jarak yang telah ditempuh adalah
S = S0 + v . t
Jika bingung berlanjut silahkan pelajari lagi……….
2. Gerak Lurus Berubah Beraturan
Ketika anda mulai menjalankan motor (v0 = 0), lama kelamaan kecepatan motornya bertambah sampai pada kecepatan tertentu (vt). ini berarti motor anda sedang mengalami pertambahan kecepatan dalam waktu tertentu (mengalami percepatan). Nah …. Dalam GLBB ini, perubahan kecepatannya terjadi secara teratur yaitu dengan percepatan yang sama/konstan.
Misalkan percepatannya 4 m/s2 artinya dalam setiap satu detik kecepatan motor anda bertambah 4 m/s. Begitu juga dalam detik-detik berikutnya kalu kita tambah kecepatannya dalam waktu 1 detik kecepatannya bertambah 4 m/s. dengan demikian
Dalam waktu detik ke-1 :   vt = 4 m/s2 . 1 sekon = 4 m/s
Dalam waktu detik ke-2 :   vt = 4 m/s2 . 2 sekon = 8 m/s
Dst…….jadi kita peroleh    vt = a. t
Kalau bendanya telah bergerak dengan kecepatan awal (v0) maka:
vt = v0 + a. t
nah dari rumus ini nanti kita peroleh rumus yang kedua dan ketiganya….coba buktikan!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar